7 Alasan Bayi Tidak Mendapat Cukup ASI

7 Alasan Bayi Tidak Mendapat Cukup ASI – Seorang bayi yang tidak dapat cukup ASI biasanya ditandai dengan berat badan dan tingginya yang tidak meningkat atau bertambah dari waktu ke waktu. Akan tetapi sebaliknya, jika Anda melihat pertumbuhan bayi Anda, baik tinggi maupun beratnya yang terus meningkat, hal tersebut menAndakan bahwa sang bayi telah mendapatkan pasokan ASI yang cukup.

7 Alasan Bayi Tidak Mendapat Cukup ASI
7 Alasan Bayi Tidak Mendapat Cukup ASI

Ada beberapa alasan yang mungkin membuat ibu menyusui merasa takut bayi mereka tidak mendapatkan cukup ASI, dan kemudian memilih untuk memompa susunya dan memberikannya kepada bayi. Sebenarnya cara tersebut merupakan salah satu penyebab mengapa susu ibu tidak menghasilkan banyak ASI.

Pompa ASI tersebut sebenarnya berfungsi dengan baik. Akan tetapi, pompa tidak bisa merangsang payudara Anda untuk menghASIlkan susu seperti yang dilakukan oleh mulut bayi saat menghisap puting payudara.

7 Alasan Bayi Tidak Mendapat Cukup ASI

Berikut adalah 7 alasan yang menjadi penyebab seorang bayi tidak mendapatkan pasokan ASI yang cukup dari ibunya.

1 Selalu memberikan bayi minum menggunakan botol

Setiap kali Anda memberikan bayi Anda botol susu, itu artinya bahwa Anda membiarkan bayi Anda sedikit demi sedikit menjauh dari Anda. Sederhananya seorang bayi akan lebih menyukai sesuatu yang mudah dibandingkan sesuatu yang sulit. Menghisap botol susu tentu saja lebih mudah dibandingkan dengan menghisap ASI dari payudara ibunya.

Jika sudah terbiasa, bayi akan enggan menyusui dari payudara. Hal inilah yang menyebabkan bayi kekurangan ASI.

2 Bingung puting

Sebenarnya dot ciptakan untuk menenangkan bayi saat mereka membutuhkan sesuatu yang mirip dengan puting susu ibu. Akan tetapi seringkali hal tersebut mengganggu dan membuat bayi menjadi tertipu dan kecanduan. Resiko terlalu sering memberikan dot kepada bayi adalah, dot akan membuat bayi menjadi bingung puting.

3 Bayi yang tidur terus-menerus

Bayi yang baru lahir sekitar berapa minggu biasanya harus dibangunkan setiap 2 jam sekali pada siang hari, dan setiap 4 jam sekali pada malam hari untuk menerima asupan ASI. Bayi yang masih muda, yang usianya kurang dari 12 minggu harus dipaksa dan dibangunkan untuk meminum ASI. Jika Anda meunggu bayi bangun sendiri itu akan membuat bayi kekurangan asupan ASI.

4 Jadwal menyusui

Seorang ibu yang bekerja dan tidak memiliki banyak waktu untuk menyusui anaknya dapat menjadi penyebab bayi kekurangan ASI. Salah satu cara untuk mengakalinya adalah dengan memompa ASI dan menyimpannya di freezer, kemudian memberikannya kepada bayi setiap berapa jam sekali.

5 Mengakhiri sesi menyusui lebih cepat sebelum bayi selesai

Bagi seorang bayi yang masih dalam masa pertumbuhan. Membiarkan mereka mengakhiri makan atau minum dari payudara seorang ibu hingga tertidur atau menjauh merupakan cara yang tepat untuk mengakhiri sesi menyusui.

Sebaliknya, jika Anda menghentikan sesi menyusui lebih awal sebelum bayi kenyang atau mengakhirinya sendiri, hal ini dapat mengurangi nutrisi serta lemak berharga yang sebenarnya bisa didapatkan oleh bayi dari ASI.

6 Kesehatan bayi

Bayi yang lahir prematur biasanya memiliki beberapa masalah kesehatan. Salah satunya adalah kemampuan bayi dalam menghisap. Bayi lahir prematur harus dibantu untuk mendapatkan ASI dengan cara memberikan pijatan lembut di payudara agar ASI lebih mudah keluar.

7 Kesehatan ibu

Selain beberapa faktor diatas faktor yang selanjutnya adalah kesehatan ibu itu sendiri. Jika seorang ibu yang menyusui merokok, atau pernah melakukan operASI payudara, atau memiliki masalah kesehatan medis yang lainnya. Hal tersebut sangat memungkinkan dapat menjadi salah satu penghambat produksi ASI. Yang pada akhirnya, akan berimbas pada kurangnya pasokan ASI kepada bayi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *