6 Tanda Bahaya Pada Kehamilan Yang Harus Anda Ketahui

6 Tanda Bahaya Pada Kehamilan Yang Harus Anda Ketahui – Jika anda adalah salah satu wanita yang sedang mengandung anak pertama ada baiknya anda untuk sering mencari informasi tentang kehamilan, membaca misalnya. Pasalnya, kehamilan yang anda lalui sekarang bisa saja ada dalam masa bahaya. Namun karena kekurangan informasi dan pengetahuan tentang kehamilan maka bisa saja hal ini dapat mengakibatkan keguguran atau kelahiran dini.

6 Tanda Bahaya Pada Kehamilan Yang Harus Anda Ketahui

6 Tanda Bahaya Pada Kehamilan Yang Harus Anda Ketahui
6 Tanda Bahaya Pada Kehamilan Yang Harus Anda Ketahui

Berikut adalah beberapa tanda bahaya pada kehamilan yang harus anda ketahui :

1. Pendarahan pada hamil muda maupun hamil tua

Pada kehamilan trisemester pertama atau pada hamil muda pendarahan bisa menjadi tanda keguguran. Sedangkan pendarahan pada saat hamil tua yang disertai nyeri pada perut merupakan tanda abruption plasenta yaitu ketika sebagian atau seluruh plasenta memisahkan dari rahim sebelum bayi anda lahir .

2. Bengkak di wajah, kaki tangan yang disertai sakit kepala atau kejang

Gejala ini mungkin adalah tanda preeklamsia yaitu suatu kondisi yang serius selama kehamilan dan dapat berakibat fatal terhadap janin. Kelainan ini ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kelebihan, terdapat protein dalam urin dan sering terjadi setelah minggu ke 20 kehamilan. Untuk mengatasinya hendaknya anda pergi ke layanan kesehatan untuk mendapat perawatan prenatal yang baik , tujuannya dapat membantu menangkap preeklamsia dini.

3. Air ketuban keluar sebelum waktunya

Kandungan yang semakin besar setiap harinya dapat menyebabkan tekanan pada kantung kemih. Namun jika yang keluar bukan air seni dan berwarna jernih kental atau yang kita kenal dengan air ketuban sebaiknya anda segera datang ke dokter kandungan anda untuk mendapatkan perawatan medis. Karena air ketuban merupakan makanan bayi dalam kandungan. Pecahnya air ketuban adalah tanda tanda rusaknya pelindung bayi di dalam rahim yang bisa mengakibatkan kematian.

4. Bayi dalam kandungan bergerak dengan lambat bahkan berkurang atau sama sekali tidak bergerak

Sejak usia 4 bulan bayi yang ada di kandungan sudah mulai menampakan gerak geraknya. Semakin bertambahnya usia kandungan maka semakin cepat pula bayi akan bergerak. Memasuki bulan ke 5 ke atas setidaknya bayi dalam rahim bunda haruslah bergerak minimal 10 kali sehari. Dan disini bunda harus selalu mengawasi dan memperhatikan dengan cara merasakan sang bayi bergerak atau tidak. Jika anda merasa tak ada gerakan atau gerakan bayi dalam rahim lemah segera konsultasikan kepada ahli medis terdekat untuk mengetahui penyebabnya secara pasti.

5. Tidak nafsu makan bahkan muntah terus menerus

Sebenarnya muntah atau morning sikness yang dialami pada usia kehamilan di awal bulan merupakan hal yang wajar. Aktivitas ini akan terus berlanjut selama trismester pertama yaitu antara 10 sampai 12 minggu. Namun, jika mual dan muntah yang dialami oleh ibu hamil terlalu berlebihan, maka akan menyebabkan tubuh sang ibu menjadi lemas dan dehidrasi karena kekurangan cairan. Konsultasikan masalah ini kepada dokter kandungan anda jika dirasa perlu penanganan yang lebih tepat. Mengkonsumsi air hangat di pagi hari adalah salah satu cara untuk mengurangi mual pada ibu hamil. Anda bisa menambahkan jeruk nipis atau lemon agar dapat menetralisir rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *