Cara Cepat Hamil Setelah Haid? Anda Harus Tau ini!

Diposting pada

Anda mencari cara cepat hamil? Berikut tips dan caranya.

Dalam sebuah ikatan pernikahan, kehadiran sang anak adalah idaman semua orang. Anak merupakan sebuah harapan bagi orang tua. Memiliki anak adalah suatu kabar yang menggembirakan. Ada sebagian orang yang ingin menunda kehamilan. Namun tak sedikit pula yang menginginkan hamil cepat.

Apa sekarang Anda sedang mengikuti program hamil? Sebenarnya ada beberapa hal yang mempengaruhi ibu cepat hamil. Salah satu cara cepat hamil yang perlu diketahui yaitu dengan cara mengetahui masa kesuburan atau masa ovulasi. Apa itu masa ovulasi dan bagaimana mengetahui masa ovulasi?

Cara Cepat Hamil

Bagaimana cara cepat hamil setelah haid? saathamil.com

Ovulasi merupakan bagian dari siklus haid (menstruasi). Pada masa ovulasi indung telur wanita akan mengeluarkan telur yang sudah matang dan siap dibuahi oleh sperma. Masa ovulasi biasa disebut dengan masa subur. Masa keseburan wanita merupakan siklus alami yang terjadi di semua wanita sehat.

Dalam proses ovulasi, tedapat beberapa tahap yang perlu Anda ketahui, yaitu:

1. Periovulaatori (tahapan folikular)
Periovulaatori adalah tahapan lapisan sel-sel telur mulai dibungkus oleh lendir dan siap bergerak menuju rahim. Kemudian rahim sudah siap menerima telur sehingga dinding rahim akan menebal.

2. Ovulasi
Di tahap ovulasi, akan terbentuk enzim khusus pada tubuh yang berperan membentuk lubang yang memudahkan sel telur bergerak melewati tuba falopi (saluran yang menghubungkan antara indung telur dan rahim). Telur yang matang selanjutnya masuk ke saluran tuba falopi dan hingga mencapai rahim. Pada tahap inilah terjadi pembuahan. Pembuahan ini dapat terjadi pada sekitar 24 sampai 48 jam.

3. Postovulatori (tahapan luteal)

Apabila sel telur telah dibuahi sprema, selanjutnya sel telur akan menempel di dinding rahim. Proses penempelan ini dibantu oleh hormon LH. Namun jika pembuahan tidak terjadi maka telur dan dinding rahim akan terjadi peluruhan. Darah yang meluruh itu yang disebut menstruasi. Jadi jika ada pertanyaan mengenai waktu kehamilan apakah terjadi menstruasi maka jawabanyya adalah tidak.
Siklus Haid (Menstruasi)

Siklus haid adalah hal penting yang wajib diperhatikan untuk merencanakan program kehamilan. Menghitung siklus haid dapat mengetahui kapan wanita mengalami ovulasi. Sebagai contoh wanita dengan siklus haid 28 hari maka memiliki 6 hari dengan potensi hamil lebih tinggi. Masa kesuburan yaitu 5 hari sebelum ovulasi dan 1 hari pada saat ovulasi. Ini adalah masa subur.

Siklus haid dapat berubah pada setiap bulannya. Sehingga, bagi wanita yang ingin hamil sebaiknya mencatat siklus haid untuk beberapa bulan. Anda harus menandai hari pertama haid sebagai hari ke- 1. Setelah Anda mendapatkan siklus haid beberapa bulan, cata masa haid terpendek dan masa haid terpanjang.

Cara Menentukan Masa Subur Wanita

Sesudah mengamati siklus haid dan mendapatkan siklus haid terpendek dan terpanjang, selanjutnya menghitung masa subur. Sebaiknya pencatatan yang dilakukan selama 8 bulan. Berikut cara menghitung masa subur.

Untuk siklus terpendek dikurang dengan 18 hari. Misalnya masa atau siklus haid terpendek adalah 27 hari, maka dikurangi 18 hari menjadi 9 hari. Berarti hari subur Anda adalah hari ke 9 pada siklus haid.

Untuk siklus terpanjang dikurangi dengan 11. Misal siklus haiud terpanjang adalah 29 hari, maka dikurang 11 hari menjadi 18 hari. Jadi masa subur terakhir adalah hari ke 18 hari dari siklus haid pertama.

Dari contoh siklus haid tersebut maka masa kesuburan wanita adalah hari ke 9-18 pada siklus haid.

Tentunya masa subur setiap wanita adalah tidak semuanya sama.

Vagina berlendir menujukan tanda kesuburan

Ketahuilah kapan vagina berlendir, karena ini adalah tanda masa subur
Lendir serviks pada saat setelah haid. Sehingga ini akan menunjang cara cepat hamil yang diinginkan.

Lendir serviks ini akan mengalami perubahan pada tekstur dan warna. Selain itu, kuantitas cairan juga akan meningkat sesuai tingkat hormon. Cara mengetahui adanya lendir serviks ini dapat dilakukan dengan beragam cara. Caranya yaitu dengan menggunakan tisu maupun jari untuk mencapai serviks.

Setelah haid, lendir serviks kemungkinan akan sangat sedikit, lendir keruh dan lengket. Hal ini bukan masa kesuburan, sehingga bukan masa yang tepat untuk mendapatkan kehamilan.

Selanjutnya, lendir serviks berubah menjadi lebih jernih dan licin. Warnanya menyerupai putih telur. Ketika lendir seperti ini makin banyak, maka ini tanda-tanda makin mendekati masa subur.

Setelah tiga haril, akan muncul lendir serviks yang berbentuk benang. Dan kemudian satu atau dua hari setelah muncul lendir ini, lendir serviks bertambah banyak dan memiliki tekstur licin. Tidak jarang juga, hal ini membuat pakaian dalam jadi basah. Ini adalah masa subur yang digunakan sebagai pendukung agar cara cepat hamil.

Untuk Anda yang memiliki siklus haid pendek, lendir serviks yang menjadi penciri masa subur akan dimulai. Sebaliknya, jika Anda memiliki siklus haid panjang maka, sebelum lendir serviks pada masa subur, nampaknya lendir serviks sedikit atau lengket akan muncul lebih lama.

Lakukan hal ini untuk mendukung cara cepat hamil

Selain mengenali siklus haid dan masa subur, ada tidakan pendukung lainnya yang harus dilakukan.Tindakan tersbut misalnya hungan seksual yang teratur, kuantitasnya sekitar 2 sampai 3 kali dalam satu minggu. Menjelang masa subur, lakukan hubungan seksual satu kali tiap hari. Selain itu, jagalah pola hidup sehat.

Kebiasaan yang tidak sehat sebaiknya ditinggalkan. Kebiasaan yang tidak baik untuk merencanakan program kehamilan yaitu contohnya sepertimengkonsumsi obat0obat bebas yang tidak dikonsultasikan dengan dokter, hindari merokok dan minum alkohol. Selain itu, pelumas untuk vagina juga sebaiknya dihindari. Karena hal itu dapat menurunkan kesuburan wanita.

Lakukan olahraga secukupnya dan jangan terlalu berlebihan. Dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa wanita yang tidak memiliki kelebihan berat badan dan melakukan olahraga aerobik dengan intensitas yang tinggi dan dilakukan selama lebih dari lima jam setiap minggu, maka kesuburannya akan dapat terganggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *